Info CPNS 2020

Kamis, 14 November 2019

Tips Lancar Melakukan Pendaftaran CPNS di portal sscn.bkn.go.id

Pemerintah sudah membuka Penerimaan CPNS Tahun anggaran 2019 sejak tanggal 11 November 2019 kemarin untuk pemerintah pusat maupun daerah, kementerian maupun lembaga, dan secara serentak diseluruh indonesia.

Kemudian dalam masalah mendaftar CPNS Tahun 2019, Pada instansi apapun itu, Setiap pelamar diwajibkan mendaftarkan melalui registrasi online pada situs resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) di https://sscasn.bkn.go.id/




Ketika melakukan registrasi pendaftaran baru via https://sscasn.bkn.go.id/, ada kerap kali beberapa masalah yang sering dialami oleh para pendaftar CPNS tahun 2019 termasuk kelancaran dalam melakukan Pendaftaran CPNS Online Via SSCN.BKN.GO.ID

Masalah ini sering muncul, dan kamu perlu tahu tips agar Lancar Melakukan Pendaftaran CPNS Online Via SSCN.BKN.GO.ID, sebaiknya perlu kamu ketahui permasalahan ini ketika anda mendaftar CPNS Via online

Tips Lancar Melakukan Pendaftaran CPNS Online Via SSCN.BKN.GO.ID
  1. Lakukan Pendaftaran secara mandiri/ Jangan gunakan Calo Pendaftaran agar terhindar dari data crash dan melindungi data pribadi
  2. Jangan lupa download dan baca buku panduan pendaftaran online CPNS 2019
  3. Seputar persyaratan pendaftaran sebaiknya anda telah membaca pengumuman CPNS pada masing masing instansi yang dilamar, sebab setiap instansi ada yang berbeda dalam memberikan persyarataanya
  4. Pastikan jaringan stabil, Jika anda kendala dalam masalah upload foto atau kesalahan dalam input data, sebaiknya Clear Chace Browser dan coba kembali
  5. Jangan lakukan pendaftaran pada jam jam sibuk dan ramai orang untuk mengunjungi situs tersebut dan mengakibatkan Masalah Server Down. Lakukan pendaftaran online pada jam jam tertentu yang memiliki sedikit pengunjungan pada website sscn.bkn.go.id, biasa lakukan pendaftaran pada jam tengah malam sampai dini hari, atau pada jam 4-5 sore hari
  6. Kesekian kalinya dan tak pernah lelah untuk ingatkan dalam melakukan pendaftaran sebaiknya menggunakan PC/Laptop, supaya menghindari data crash atau kesalahan input. Ingat! data yg sudah disubmit tidak bisa diubah kembali.

Senin, 04 November 2019

KABAR GEMBIRA, Pelamar CPNS Kategori P1/TL Diberikan Peluang Gunakan Nilai SKD Tahun 2018 Untuk Seleksi Lowongan CPNS Tahun 2019

Sesuai info yang diberikan BKN bahwa pemerintah membuka total formasi mencapai 196.682 termasuk untuk 68 instansi pusat (kementerian/lembaga) sebanyak 37.425 dan untuk 462 instansi daerah mencapai 159.257 formasi. Informasi baru yang diberikan melalui situs bkn.go.id yaitu ada kabar gembira bagi kalian pada seleksi penerimaan CPNS 2019, dimana Pelamar Kategori P1/TL Diberikan Peluang Gunakan Nilai SKD Tahun 2018 pada Seleksi CPNS Tahun 2019. Kenapa Demikian? silakan simak rangkuman berikut ini tentang Pelamar Kategori P1/TL Diberikan Peluang Gunakan Nilai SKD Tahun 2018 pada Seleksi CPNS Tahun 2019.

Berikut Rangkumannya :
  1. Pelamar Kategori P1/TL Diberikan Peluang Gunakan Nilai SKD Tahun 2018 pada Seleksi CPNS Tahun 2019
  2. Pelamar dari kategori P1/TL itu merupakan peserta seleksi penerimaan CPNS Tahun 2018 dan memenuhi nilai ambang batas berdasarkan permenPANRB No 37 Tahun 2018 Tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS Tahun 2018 serta masuk dalam 3 (tiga) kali formasi jabatan yang dilamar untuk dapat mengiktui SKB Tahun 2018, namun dinyatakan tidak lulus sampai dengan tahap akhir.
  3. Sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB) Nomor 23 Tahun 2019 Tentang Kriteria Penetepan Kebutuhan Pegawai Negeri (PNS) Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019, Peserta dengan kategori P1/TL diberikan peluang menggunakan nilai terbaik antara nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Tahun 2018 dan nilai SKD Tahun 2019 sebagai dasar untuk dapat mengikuti tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) selanjutnya.
  4. Sesuai aturan yang ada, data Peserta P1/TL didasarkan pada basis data hasil SKD Tahun 2018 yang disimpan dalam SSCASN BKN.
  5. Kemudian Pelamar P1/TL juga wajib mendaftar di SSCASN dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sama dengan yang digunakan saat pendaftaran seleksi CPNS Tahun 2018 dan dilakukan proses pendaftaran/pengunggahan dokumen sebagaimana yang dipersyaratkan oleh instansi yang dilamarnya


Sistem SSCASN BKN akan menampilkan data pelamar P1/TL tersebut mencakup jenis formasi yang dilamar, kualifikasi pendidikan, nilai SKD Tahun 2018, status masuk atau tidak pada 3 (tiga) kali formasi pada jabatan yang dilamar, dan status lulus atau tidak sampai dengan tahap akhir pada seleksi CPNS tahun 2018. “Pelamar dari P1/TL memilih jabatan dan jenis formasi yang akan dilamar. Secara sistem, nilai SKD tahun 2018 sah digunakan oleh pelamar apabila:
  1. Nilai SKD tahun 2018 memenuhi nilai ambang batas SKD tahun 2019 untuk jabatan dan jenis formasi yang akan dilamarnya;
  2. Kualifikasi pendidikan pada formasi jabatan yang dilamar tahun 2019 harus sama dengan kualifikasi pendidikan yang telah digunakan pada saat pelamaran tahun 2018
Pelamar dari P1/TL bisa memilih untuk mengikuti atau tidak mengikuti SKD Tahun 2019 pada sistem SSCASN. Pengaturan terhadap peserta seleksi yang termasuk kategori P1/TL sebagai berikut:
  1. Peserta P1/TL yang memilih untuk mengikuti SKD Tahun 2019, kemudian tidak mengikuti SKD, dinyatakan gugur;
  2. Bagi Peserta P1/TL yang memilih untuk tidak mengikuti SKD Tahun 2019, maka nilai SKD yang digunakan adalah nilai SKD Tahun 2018
  3. Apabila nilai SKD Tahun 2019 yang diperoleh pelamar memenuhi nilai ambang batas SKD tahun 2019 untuk formasi jabatan yang dilamarnya, maka nilai SKD yang digunakan adalah nilai terbaik antara nilai SKD Tahun 2018 dengan nilai SKD Tahun 2019
  4. Apabila nilai SKD Tahun 2019 tidak memenuhi nilai ambang batas, maka nilai yang digunakan adalah nilai SKD Tahun 2018
*sumber: bkn.go.id

Rabu, 30 Oktober 2019

Simulasi CAT BKN CPNS 2019

Tahun ini BKN masih menggunakan seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT) BKN dalam rekrutmen CPNS 2019.

Untuk mempersiapkan diri sebelum pendaftaran CPNS 2019 dibuka, anda bisa melakukan simulasi CAT BKN untuk berlatih mengerjakan soal-soal dalam seleksi penerimaan CPNS 2019.

BKN telah menyiapkan portal khusus untuk simulasi CAT BKN di situs resmi cat.bkn.go.id.

Berikut ini cara mendaftar di situs cat.bkn.go.id untuk bisa melakukan simulasi CAT BKN.
1. Buka tautan cat.bkn.go.id
2. Klik menu Simulasi lalu pilih Mulai Simulasi CAT

3. Bagi yang sudah punya akun silahkan login, jika belum silahkan mendaftar dan isi biodata yang diperlukan

4. Jika sudah berhasil mendaftar, silahkan cek email dan masukkan kode aktifasi yang terdiri dari 10 digit angka pada halaman berikutnya

5. Aktivasi sukses, lalu klik Mulai Simulasi

* Kuota Formasi CPNS 2019 Provinsi Kota Kabupaten di Kalimantan Tengah - klik disini

Selasa, 29 Oktober 2019

Ini Rincian Formasi CPNS 2019 di 67 Kementerian dan Lembaga Pusat

Pembukaan seleksi CPNS 2019 telah resmi diumumkan oleh pemerintah pada Senin (28/10/2019). Informasi tersebut sesuai dengan Surat Pengumuman Nomor B/1069 /M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019.

Berdasarkan pengumuman resmi tersebut, pendaftaran seleksi CPNS 2019 akan dibuka pada tanggal 11 November mendatang.

Pelamar seleksi CPNS 2019 bisa mengakses portal SSCASN BKN untuk melakukan pendaftaran dan mengunggah sejumlah dokumen persyaratan. Selain itu, setiap pelamar hanya boleh mendaftar di satu instansi dan satu formasi jabatan. Dalam seleksi CPNS 2019, para pendaftar yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan memakai Computer Assisted Test (CAT) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Sebanyak 37.425 formasi dibuka untuk penempatan CPNS pada 67 instansi pemerintah pusat, baik lembaga maupun kementerian.

Berikut ini rincian data jumlah formasi CPNS 2019 yang dibuka di 67 kementerian dan lembaga pemerintah pusat:
  1. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Agama (Kemenag): 5.815 
  2. Jumlah Formasi CPNS Kemenkumham: 4.598 
  3. Jumlah Formasi CPNS Kemendikbud (Plus Dikti): 2.196 
  4. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Kesehatan: 2.205 
  5. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Perhubungan: 1.244 
  6. Jumlah Formasi CPNS Kemenko Polhukam: 60 
  7. Jumlah Formasi CPNS Kemenko Perekonomian: 67 
  8. Jumlah Formasi CPNS Kemenko PMK: 77 
  9. Jumlah Formasi CPNS Kemenko Kemaritiman: 72 
  10. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Koperasi dan UKM: 98 
  11. Jumlah Formasi CPNS Kementerian BUMN: 25 
  12. Jumlah Formasi CPNS Kementerian PPPA: 25 
  13. Jumlah Formasi CPNS Kementerian PAN-RB: 140 
  14. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Pemuda dan Olahraga: 11 
  15. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi: 230 
  16. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Dalam Negeri: 370 
  17. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Luar Negeri: 138 
  18. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Pertahanan: 552 
  19. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Keuangan: 202 
  20. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Pertanian: 520 
  21. Jumlah Formasi CPNS Kementerian ESDM: 187 
  22. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Tenaga Kerja: 416 
  23. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Sosial: 117 
  24. Jumlah Formasi CPNS Kementerian LHK: 705 
  25. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Kelautan dan Perikanan: 399 
  26. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Komunikasi dan Informatika: 581 
  27. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Perdagangan: 222 
  28. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Perindustrian: 359 
  29. Jumlah Formasi CPNS Kementerian PUPR: 1.180 
  30. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Pariwisata: 202 
  31. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Riset dan Teknologi: 11 
  32. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Sekretariat Negara/Setkab: 90 
  33. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Agraria dan Tata Ruang: 727 
  34. Jumlah Formasi CPNS Kejaksaan Agung: 5.203 
  35. Jumlah Formasi CPNS Sekretariat Mahkamah Agung: 2.104 
  36. Jumlah Formasi CPNS Badan Intelijen Negara: 721 
  37. Jumlah Formasi CPNS Sekretariat Jenderal MPR: 21 
  38. Jumlah Formasi CPNS Sekretariat Jenderal DPR: 59 
  39. Jumlah Formasi CPNS Sekretariat Jenderal BPK: 348 
  40. Jumlah Formasi CPNS Badan Kepegawaian Negara: 180 
  41. Jumlah Formasi CPNS Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN): 131 
  42. Jumlah Formasi CPNS Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI): 170
  43.  Jumlah Formasi CPNS Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN): 156 
  44. Jumlah Formasi CPNS Kementerian PPN/Bappenas: 209 
  45. Jumlah Formasi CPNS Arsip Nasional RI (ANRI): 71 
  46. Jumlah Formasi CPNS Badan Informasi Geospasial: 48 
  47. Jumlah Formasi CPNS BKKBN: 282 
  48. Jumlah Formasi CPNS BKPM: 19 
  49. Jumlah Formasi CPNS BPPT: 300 
  50. Jumlah Formasi CPNS BPKP: 160 
  51. Jumlah Formasi CPNS Perpustakaan Nasional: 57 
  52. Jumlah Formasi CPNS Badan Pengawas Tenaga Nuklir: 41 
  53. Jumlah Formasi CPNS Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM): 277 
  54. Jumlah Formasi CPNS Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas): 42 
  55. Jumlah Formasi CPNS Kepolisian Negara RI (Polri):554 
  56. Jumlah Formasi CPNS Badan Narkotika Nasional (BNN): 154 
  57. Jumlah Formasi CPNS Sekretariat KPU: 716 
  58. Jumlah Formasi CPNS BNPB: 93 
  59. Jumlah Formasi CPNS Komnasham: 15 
  60. Jumlah Formasi CPNS BNP2TKI: 143 
  61. Jumlah Formasi CPNS Badan Keamanan Laut (Bakamla): 171 
  62. Jumlah Formasi CPNS Basarnas: 391 
  63. Jumlah Formasi CPNS LKPP: 139 
  64. Jumlah Formasi CPNS Komisi Ombudsman: 91 
  65. Jumlah Formasi CPNS BNPT: 139 
  66. Jumlah Formasi CPNS Bawaslu RI: 319 
  67. Jumlah Formasi CPNS Badan Pembina Ideologi Pancasila: 60

Pengumuman lebih lanjut terkait persyaratan pendaftaran dan lain-lain, akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara.

Unduh file Pengumuman - DISINI

Senin, 28 Oktober 2019

Pengumuman Menteri PANRB tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah

Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Rencananya, pendaftaran dimulai pada 11 November 2019 mendatang.

Hal itu tertuang dalam Pengumuman No: B/1069 /M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah yang ditandatangani oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo. "Rekrutmen kali ini dibuka pada 68 kementerian/lembaga dan 462 pemerintah daerah," ujar Menteri Tjahjo di Jakarta, Senin (28/10).

Seperti pada rekrutmen sebelumnya, pendaftaran rekrutmen CPNS dilakukan pada situs SSCASN BKN (sscasn.bkn.go.id). Satu orang pelamar hanya boleh mendaftar di satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemda.

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada rekrutmen CPNS menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang telah terbukti menekan angka kecurangan dan percaloan. Rencananya, SKD akan dilakukan pada Februari 2020 dan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) pada Maret 2020.

Untuk selanjutnya, pengumuman terkait syarat pendaftaran dan lain-lain akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan instansi masing-masing.

Menteri PANRB mengimbau agar calon pelamar berhati-hati terhadap kemungkinan adanya penipuan terkait seleksi CPNS 2019. "Tidak ada satu orang atau pihak manapun yang bisa membantu kelulusan," tutup Menteri Tjahjo.



Unduh file Pengumuman - DISINI

*sumber: menpan.go.id

Kamis, 17 Oktober 2019

Rekrutmen CPNS 2019 Segera Dibuka, Infrastruktur SSCASN dan CAT BKN Siap

rekrutmen cpns 2019
Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyiapkan infrastruktur portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) dan pelaksanaan seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT) BKN sebagai tools utama yang akan digunakan dalam rekrutmen CPNS tahun 2019.

BKN siap mengawal rekrutmen CPNS tahun 2019 yang akan membuka formasi sebanyak 197.117 dengan rincian : Instansi Pusat 37.854 formasi (74 K/L) dan Instansi Daerah 159.257 formasi (467 Pemda). Ada dua jenis formasi yang dibuka yakni formasi umum dan formasi khusus (cumlaude, diaspora, disabilitas, putra-putri Papua, dan formasi lainnya yang bersifat strategis di pusat).

Pengumuman Pendaftaran CPNS 2019

Untuk pengumuman pendaftaran dijadwalkan akan berlangsung pada akhir Oktober hingga awal November 2019, yang diawali dengan penetapan formasi CPNS 2019 kepada Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah. Penyerahan formasi telah berlangsung pada Kamis, (17/10/2019) di Jakarta. Pengumuman pendaftaran akan dilanjutkan dengan pembukaan registrasi daring (online) pada November 2019.

Pengumuman hasil seleksi administrasi diagendakan pada Desember 2019 dan dilanjutkan dengan pengumuman jadwal dan peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Januari 2020 dan diikuti dengan pelaksanaan SKD pada Februari 2020. Hasil SKD dijadwalkan akan diumumkan pada Maret 2020 diikuti dengan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Integrasi kedua hasil seleksi dijadwalkan akan berlangsung pada April 2020




Pendaftaran CPNS Menggunakan NIK dan KK

Untuk pendaftaran awal, calon peserta seleksi CPNS menginput Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga atau NIK Kepala Keluarga. Silakan calon pelamar memastikan kedua data tersebut telah sesuai dengan data kependudukan di Dirjen Dukcapil Pusat sebelum melakukan pendaftaran. Berikut ini alur pendaftaran dalam portal SSCASN:
  1. Buka portal SSCASN, https://sscasn.bkn.go.id
  2. Buat akun SSCN 2019 2019 menggunakan NIK dan nomor kartu keluarga atau NIK Kepala Keluarga
  3. Login menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan
  4. Lengkapi biodata
  5. Pilih formasi dan jabatan sesuai pendidikan
  6. Lengkapi data, kemudian unggah dokumen
  7. Cek resume, cetak kartu pendaftaran

Pengumuman penerimaan resmi akan dipublikasikan di website dan media sosial instansi penerima formasi dan juga portal SSCASN. Sebelum pengumuman pendaftaran daring dibuka secara resmi pada bulan November, portal SSCASN belum dapat diakses.

sumber : bkn.go.id

Selasa, 15 Oktober 2019

4 Formasi Terbanyak CPNS Tahun 2019

Ini 4 Formasi Terbanyak CPNS Tahun 2019
Ada kabar gembira bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang memiliki latar pendidikan di bidang seperti guru atau bidan karena keduanya masuk ke empat besar lowongan dengan jumlah tertinggi. Bagaimana rinciannya?

Dalam tayangan resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kepala Biro Humas BKN M. Ridwan menyebutkan sekitar 140 ribu dari 197 ribu formasi akan disediakan untuk guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

"Empat besar formasi itu terutama guru berjumlah 63 ribuan, kemudian tenaga kesehatan, bidan, dokter, dokter gigi, perawat itu 31 ribuan, kemudian tenaga teknis fungsional 23 ribuan, dan teknis lainnya 28 ribuan," jelas Ridwan seperti dikutip Selasa (15/10/2019).

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin berkata formasi teknis memang akan ditingkatkan pada penerimaan CPNS tahun ini. Untuk pengumumaan seleksi CPNS tahun ini, Syafruddin menyebut pelaksanaan dibuka pada 25 Oktober mendatang.

Ridwan menjelaskan bahwa tidak semua instansi negara akan membuka formasi. Terdapat 541 instansi pusat maupun daerah yang mendapat jatah formasi tahun ini.

Ridwan berharap pengumuman CPNS dapat terlaksana setelah pelantikan presiden pada hari minggu mendatang. Pelantikan presiden pun ditunggu untuk mengantisipasi apabila ada kementerian yang bergabung.

"Panselnas itu harus menyesuaikan formasi yang sudah siap ini dengan struktur kabinet dengan kabinet yang baru. Jangan sampai kabinet A dan B digabung dan sebaliknya," jelas Ridwan.


Penerimaan CPNS Dibuka 25 Oktober

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin mengatakan perekrutan CPNS akan dimulai 25 Oktober. Namun

"Mulai 25 Oktober. Sudah siap," kata Syafruddin di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Puaat, Selasa (15/10/2019).

Dia tidak mau merinci terkait apa saja kementerian yang akan buka pendaftaran. Menurutnya, nomenklatur kementerian tersebut merupakan kewenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Itu kewenangan presiden," sebutnya.

Untuk formasi penerimaan CPNS pada tahun ini, kata dia, ada sebanyak 100.000 formasi. Dari 100.000 formasi yang ada tersebut kebanyakan dari tenaga pendidikan dan kesehatan.

"Ya terutama guru, kesehatan," ujarnya.




Pemerintah Buka 197.111 Formasi CPNS 2019, Cek Alokasinya

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) membuka lowongan sebanyak 197.111 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.

Dari total 197.111 formasi yang tersedia, sebanyak 37.854 dialokasikan untuk kementerian dan lembaga di tingkat pusat dan 159.257 formasi didistribusikan untuk 467 pemerintah daerah.

"Kami harapkan Oktober ini mulai diumumkan rencana pengadaan CPNS ini dan prosesnya bisa dilaksanakan Desember 2019," kata Sekretaris Kemenpan-RB Dwi Wahyu Atmaji, seperti mengutip Antara, Rabu (25/9/2019).

Pada tahun ini, formasi yang diprioritaskan adalah tenaga teknis yang mendukung pengembangan nasional terutama guru dan tenaga kesehatan serta tenaga teknis lainnya untuk pengembangan SDM dan Infrastruktur.

Sementara untuk kebutuhan daerah, Dwi memastikan akan lebih diutamakan guru dan tenaga kesehatan.

"Kita sedang memperbaiki komposisi, pegawai kita sekarang masih didominasi oleh pegawai administrasi umum. Nah kita ingin mengubah, yang lebih kita prioritaskan adalah tenaga teknis," kata dia.

Pada seleksi CPNS tahun ini, dia mengatakan, pemerintah juga menyediakan kuota khusus formasi untuk pelamar penyandang disabilitas, cumlaude, diaspora serta Putra Papua/Papua Barat. Kendati demikian, Dwi belum dapat memastikan jumlah kuota khusus itu.

Dwi mengatakan untuk penerimaan CPNS 2019, para pelamar yang pada seleksi CPNS 2018 lulus PI atau seleksi kompetensi dasar (SKD) tetapi tidak bisa lulus menjadi PNS dapat menggunakan nilai yang lama dan bisa langsung mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

"Mereka diberi kesempatan untuk menggunakan nilai yang lama jadi bisa langsung ikut SKB. Namun demikian apabila mereka ingin mengulang mengikuti seleksi SKD mereka diberi kesempatan mengulang dan yang akan dipergunakan adalah nilai yang lebih baik," kata dia.

sumber : liputan6.com