Info CPNS 2021

Kamis, 26 Agustus 2021

Cara Cetak Kartu Deklarasi Sehat CPNS 2021 Terbaru

Banyak yang bertanya, Kapan dan bagaimana cara mencetak Kartu Deklarasi Sehat CPNS 2021 Terbaru pada masing masing akun sscasn anda. Seluruh pelamar seleksi lowongan kerja CPNS 2021 maupun PPPK 2021 saat ini sudah bisa mengecek kartu deklarasi sehat melalui akun SSCASN. Namun yang menjadi pertanyaan besar adalah kapan waktu yang tepat untuk mengisi dan mencetaknya? Coba kamu Simak ulasannya berikut ini.

Pengertian Kartu Deklarasi Sehat CPNS 2021

Pada musim pandemi Covid-19 saat ini membuat Tes SKD akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19. Salah satu cara yang dilakukan pemerintah adalah dengan melampirkan kartu deklarasi sehat yang harus diisi oleh masing masing peserta seleksi CPNS 2021.

Tahukah kamu bahwa Kartu deklarasi sehat dari SSCASN ini memberikan informasi informasi terkait kondisi kesehatan saat waktu pengisian kartu deklarasi sehat. Kartu deklarasi sehat juga menginformasikan data seperti nama lengkap, alamat domisili, Nomor Induk Keluarga (NIK) dan nomor telepon Peserta seleksi CPNS 2021 dan PPPK 2021

Seleksi SKD CPNS Wajib Membawa Kartu Deklarasi Sehat

Apabila kamu sudah dinyatakan lolos seleksi administrasi maka anda sudah bisa mengisi dan mencetak Kartu Deklarasi Sehat. Tahapan selanjutnya adalah menunggu jadwal ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). dan salah satu syarat SKD CPNS 2021 membawa kartu deklarasi sehat yang didapat dari SSCASN.

Kapan Cetak Kartu Deklarasi Sehat CPNS 2021?

Seperti tertulis pada akun sscasn, bahwa Pengisian Deklarasi Sehat ini bisa dilakukan pada H-1 sebelum Ujian. Jika sudah mengisi, dapat mengisi kembali pada waktunya lalu dicetak kembali. Namun disarankan untuk mengisi dan mencetak kartu sebelum ujian berlangsung.

Cara Mengisi Kartu Deklarasi Sehat CPNS 2021

Setiap pelamar yang sudah dinyatakan lulus seleksi administrasi baik itu hasil pengumuman masa sanggah, diharuskan mengisi daftar pertanyaan dalam kartu deklarasi sehat dengan jawaban “Iya” atau “Tidak”. Nah inilah beberapa daftar pertanyaan yang wajib untuk dijawab oleh peserta ujian SKD.

1. Dalam 14 Hari terakhir saya
Ada anggota keluarga satu rumah yang bergejala/terkonfirmasi Covid-19
Pernah bersentuhan fisik /berdekatan kurang dari 1 meter dengan orang yang bergejala/terkonfirmasi Covid-19.
2. Saya sedang mengalami kondisi dibawah ini:
Demam
Batuk
Lemas
Nyeri otot
Nyeri tenggorokan
Pilek atau hidung tersumbat
Sesak napas
Anoreksia atau mual atau muntah
Diare
Gejala lain yang mengarah Covid-19
3. Saya dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

Cara Cetak Kartu Deklarasi Sehat CPNS 2021 Terbaru

Pastikan kamu sudah mengisi form pertanyaan "iya" dan "tidak" pada deklarasi sehat di akun sscasn anda Sesudah diisi semua, maka kamu klik Tombol "SIMPAN"
Setelah itu , Klik tombol dipaling bawah "CETAK KARTU DEKLARASI SEHAT"
Kartu deklarasi sehat berbentuk PDF, Cetak dan Simpan kartu tersebut
NB : Kamu bisa mengisi Kartu deklarasi sehat berkali kali ya gaes, sampai pada H-1 sebelum Ujian

Bentuk Kartu Deklarasi sehat CPNS 2021

Beginilah penampakan Kartu Deklarasi sehat CPNS 2021 setelah dicetak
Itulah informasi singkat mengenai Cara Cetak Kartu Deklarasi Sehat CPNS 2021 Terbaru dan dibawa saat ujian SKD CPNS 2021 berlangsung.

Cara Cetak Kartu Ujian CPNS Terbaru Tahun 2021

Bagi kawan kawan yang mau mencetak kartu ujian SKD pada CPNS Kementerian Hukum dan HAM, Beginilah caranya cetak kartu ujian CPNS 2021 agar kamu tidak salah langkah pada akun sscasn.

Hasil Sanggah seleksi administrasi CPNS Kemenkumham sudah diumumkan, maka para pelamar sudah bisa mencetak kartu ujian SKD pada akun masing masing sscasn.bkn.go.id. Tahukah kamu bahwa Kartu Ujian menjadi salah satu dokumen wajib yang harus dibawa oleh pelamar CPNS Kemenkumham saat akan mengikuti tes seleksi SKD. Namun sebelum anda mencetak kartu ujian CPNS Kemenkumham, wajib bagi pelamar seleksi CPNS 2021 mengisi Deklarasi Sehat yang ada di portal SSCASN.

Cara Cetak Kartu Ujian CPNS KEMENKUMHAM Terbaru Tahun 2021

Setelah mengisi Deklarasi Sehat, peserta sudah bisa mencetak kartu.
Anda tentunya sudah Login ke akun sscasn.bkn.go.id
Pelamar tentunya sudah mengisi Deklarasi Sehat
Kemudian klik logo "CETAK KARTU PESERTA UJIAN "
Simpan kartu ujian anda karena nantinya akan dibawa pada saat ujiak SKD

PERHATIAN
Kartu Peserta Ujian CASN ini wajib dibawa saat pelaksanaan Ujian.
Peserta wajib membawa Kartu/Bukti Identitas Diri (Asli) yang tercantum pada kartu ini dan terdapat di dalam sistem pada saat pelaksanaan ujian.
Peserta wajib mengisi dan membawa Bukti Deklarasi Sehat yang terdapat pada halaman resume SSCASN
Peserta wajib menggunakan masker dan mengikuti protokol kesehatan selama berada di lokasi ujian.
Peserta wajib mematuhi Peraturan yang berlaku pada saat pelaksanaan ujian

Cara mengisi Deklarasi Sehat CPNS Kemenkumham 2021

Ada beberapa pertanyaan dalam Deklarasi Sehat tersebut yang wajib diisi dengan jujur oleh peserta seleksi CPNS khususnya pelamar Kemenkumham Tahun 2021. Deklarasi Sehat dibuat untuk mengisi kondisi kesehatannya. dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19. Pertama, setiap Pelamar wajib mengisi nama, alamat domisili, NIK dan nomor handphone.

Inilah daftar pernyataan yang harus dibuat terlebih dahulu
 
Dalam 14 Hari terakhir saya:
Ada anggota keluarga satu rumah yang bergejala/terkonfirmasi Covid-19
Pernah bersentuhan fisik /berdekatan kurang dari 1 meter dengan orang yang bergejala/terkonfirmasi Covid-19.
Pada formulir itu, pelamar diminta meilih jawaban Iya atau Tidak.

Selain itu pelamar juga harus mengisi kondisi kesehatan yakni:
- demam
- batuk
- lemas - nyeri otot
- nyeri tenggorokan
- pilek / hidung tersumbat
- sesak nafas
- anoreksia / mual / muntah
- diare
- dan gejala lain yang mengarah COVID-19
- Saya dinyatakan terkonfirmasi COVID-19.
Pelamar harus mengisi jawaban Iya atau Tidak pada laman tersebut.

Kamis, 14 November 2019

Tips Lancar Melakukan Pendaftaran CPNS di portal sscn.bkn.go.id

Pemerintah sudah membuka Penerimaan CPNS Tahun anggaran 2019 sejak tanggal 11 November 2019 kemarin untuk pemerintah pusat maupun daerah, kementerian maupun lembaga, dan secara serentak diseluruh indonesia.

Kemudian dalam masalah mendaftar CPNS Tahun 2019, Pada instansi apapun itu, Setiap pelamar diwajibkan mendaftarkan melalui registrasi online pada situs resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) di https://sscasn.bkn.go.id/




Ketika melakukan registrasi pendaftaran baru via https://sscasn.bkn.go.id/, ada kerap kali beberapa masalah yang sering dialami oleh para pendaftar CPNS tahun 2019 termasuk kelancaran dalam melakukan Pendaftaran CPNS Online Via SSCN.BKN.GO.ID

Masalah ini sering muncul, dan kamu perlu tahu tips agar Lancar Melakukan Pendaftaran CPNS Online Via SSCN.BKN.GO.ID, sebaiknya perlu kamu ketahui permasalahan ini ketika anda mendaftar CPNS Via online

Tips Lancar Melakukan Pendaftaran CPNS Online Via SSCN.BKN.GO.ID
  1. Lakukan Pendaftaran secara mandiri/ Jangan gunakan Calo Pendaftaran agar terhindar dari data crash dan melindungi data pribadi
  2. Jangan lupa download dan baca buku panduan pendaftaran online CPNS 2019
  3. Seputar persyaratan pendaftaran sebaiknya anda telah membaca pengumuman CPNS pada masing masing instansi yang dilamar, sebab setiap instansi ada yang berbeda dalam memberikan persyarataanya
  4. Pastikan jaringan stabil, Jika anda kendala dalam masalah upload foto atau kesalahan dalam input data, sebaiknya Clear Chace Browser dan coba kembali
  5. Jangan lakukan pendaftaran pada jam jam sibuk dan ramai orang untuk mengunjungi situs tersebut dan mengakibatkan Masalah Server Down. Lakukan pendaftaran online pada jam jam tertentu yang memiliki sedikit pengunjungan pada website sscn.bkn.go.id, biasa lakukan pendaftaran pada jam tengah malam sampai dini hari, atau pada jam 4-5 sore hari
  6. Kesekian kalinya dan tak pernah lelah untuk ingatkan dalam melakukan pendaftaran sebaiknya menggunakan PC/Laptop, supaya menghindari data crash atau kesalahan input. Ingat! data yg sudah disubmit tidak bisa diubah kembali.

Senin, 04 November 2019

KABAR GEMBIRA, Pelamar CPNS Kategori P1/TL Diberikan Peluang Gunakan Nilai SKD Tahun 2018 Untuk Seleksi Lowongan CPNS Tahun 2019

Sesuai info yang diberikan BKN bahwa pemerintah membuka total formasi mencapai 196.682 termasuk untuk 68 instansi pusat (kementerian/lembaga) sebanyak 37.425 dan untuk 462 instansi daerah mencapai 159.257 formasi. Informasi baru yang diberikan melalui situs bkn.go.id yaitu ada kabar gembira bagi kalian pada seleksi penerimaan CPNS 2019, dimana Pelamar Kategori P1/TL Diberikan Peluang Gunakan Nilai SKD Tahun 2018 pada Seleksi CPNS Tahun 2019. Kenapa Demikian? silakan simak rangkuman berikut ini tentang Pelamar Kategori P1/TL Diberikan Peluang Gunakan Nilai SKD Tahun 2018 pada Seleksi CPNS Tahun 2019.

Berikut Rangkumannya :
  1. Pelamar Kategori P1/TL Diberikan Peluang Gunakan Nilai SKD Tahun 2018 pada Seleksi CPNS Tahun 2019
  2. Pelamar dari kategori P1/TL itu merupakan peserta seleksi penerimaan CPNS Tahun 2018 dan memenuhi nilai ambang batas berdasarkan permenPANRB No 37 Tahun 2018 Tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS Tahun 2018 serta masuk dalam 3 (tiga) kali formasi jabatan yang dilamar untuk dapat mengiktui SKB Tahun 2018, namun dinyatakan tidak lulus sampai dengan tahap akhir.
  3. Sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB) Nomor 23 Tahun 2019 Tentang Kriteria Penetepan Kebutuhan Pegawai Negeri (PNS) Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019, Peserta dengan kategori P1/TL diberikan peluang menggunakan nilai terbaik antara nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Tahun 2018 dan nilai SKD Tahun 2019 sebagai dasar untuk dapat mengikuti tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) selanjutnya.
  4. Sesuai aturan yang ada, data Peserta P1/TL didasarkan pada basis data hasil SKD Tahun 2018 yang disimpan dalam SSCASN BKN.
  5. Kemudian Pelamar P1/TL juga wajib mendaftar di SSCASN dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sama dengan yang digunakan saat pendaftaran seleksi CPNS Tahun 2018 dan dilakukan proses pendaftaran/pengunggahan dokumen sebagaimana yang dipersyaratkan oleh instansi yang dilamarnya


Sistem SSCASN BKN akan menampilkan data pelamar P1/TL tersebut mencakup jenis formasi yang dilamar, kualifikasi pendidikan, nilai SKD Tahun 2018, status masuk atau tidak pada 3 (tiga) kali formasi pada jabatan yang dilamar, dan status lulus atau tidak sampai dengan tahap akhir pada seleksi CPNS tahun 2018. “Pelamar dari P1/TL memilih jabatan dan jenis formasi yang akan dilamar. Secara sistem, nilai SKD tahun 2018 sah digunakan oleh pelamar apabila:
  1. Nilai SKD tahun 2018 memenuhi nilai ambang batas SKD tahun 2019 untuk jabatan dan jenis formasi yang akan dilamarnya;
  2. Kualifikasi pendidikan pada formasi jabatan yang dilamar tahun 2019 harus sama dengan kualifikasi pendidikan yang telah digunakan pada saat pelamaran tahun 2018
Pelamar dari P1/TL bisa memilih untuk mengikuti atau tidak mengikuti SKD Tahun 2019 pada sistem SSCASN. Pengaturan terhadap peserta seleksi yang termasuk kategori P1/TL sebagai berikut:
  1. Peserta P1/TL yang memilih untuk mengikuti SKD Tahun 2019, kemudian tidak mengikuti SKD, dinyatakan gugur;
  2. Bagi Peserta P1/TL yang memilih untuk tidak mengikuti SKD Tahun 2019, maka nilai SKD yang digunakan adalah nilai SKD Tahun 2018
  3. Apabila nilai SKD Tahun 2019 yang diperoleh pelamar memenuhi nilai ambang batas SKD tahun 2019 untuk formasi jabatan yang dilamarnya, maka nilai SKD yang digunakan adalah nilai terbaik antara nilai SKD Tahun 2018 dengan nilai SKD Tahun 2019
  4. Apabila nilai SKD Tahun 2019 tidak memenuhi nilai ambang batas, maka nilai yang digunakan adalah nilai SKD Tahun 2018
*sumber: bkn.go.id

Rabu, 30 Oktober 2019

Simulasi CAT BKN CPNS 2019

Tahun ini BKN masih menggunakan seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT) BKN dalam rekrutmen CPNS 2019.

Untuk mempersiapkan diri sebelum pendaftaran CPNS 2019 dibuka, anda bisa melakukan simulasi CAT BKN untuk berlatih mengerjakan soal-soal dalam seleksi penerimaan CPNS 2019.

BKN telah menyiapkan portal khusus untuk simulasi CAT BKN di situs resmi cat.bkn.go.id.

Berikut ini cara mendaftar di situs cat.bkn.go.id untuk bisa melakukan simulasi CAT BKN.
1. Buka tautan cat.bkn.go.id
2. Klik menu Simulasi lalu pilih Mulai Simulasi CAT

3. Bagi yang sudah punya akun silahkan login, jika belum silahkan mendaftar dan isi biodata yang diperlukan

4. Jika sudah berhasil mendaftar, silahkan cek email dan masukkan kode aktifasi yang terdiri dari 10 digit angka pada halaman berikutnya

5. Aktivasi sukses, lalu klik Mulai Simulasi

* Kuota Formasi CPNS 2019 Provinsi Kota Kabupaten di Kalimantan Tengah - klik disini

Selasa, 29 Oktober 2019

Ini Rincian Formasi CPNS 2019 di 67 Kementerian dan Lembaga Pusat

Pembukaan seleksi CPNS 2019 telah resmi diumumkan oleh pemerintah pada Senin (28/10/2019). Informasi tersebut sesuai dengan Surat Pengumuman Nomor B/1069 /M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019.

Berdasarkan pengumuman resmi tersebut, pendaftaran seleksi CPNS 2019 akan dibuka pada tanggal 11 November mendatang.

Pelamar seleksi CPNS 2019 bisa mengakses portal SSCASN BKN untuk melakukan pendaftaran dan mengunggah sejumlah dokumen persyaratan. Selain itu, setiap pelamar hanya boleh mendaftar di satu instansi dan satu formasi jabatan. Dalam seleksi CPNS 2019, para pendaftar yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan memakai Computer Assisted Test (CAT) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Sebanyak 37.425 formasi dibuka untuk penempatan CPNS pada 67 instansi pemerintah pusat, baik lembaga maupun kementerian.

Berikut ini rincian data jumlah formasi CPNS 2019 yang dibuka di 67 kementerian dan lembaga pemerintah pusat:
  1. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Agama (Kemenag): 5.815 
  2. Jumlah Formasi CPNS Kemenkumham: 4.598 
  3. Jumlah Formasi CPNS Kemendikbud (Plus Dikti): 2.196 
  4. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Kesehatan: 2.205 
  5. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Perhubungan: 1.244 
  6. Jumlah Formasi CPNS Kemenko Polhukam: 60 
  7. Jumlah Formasi CPNS Kemenko Perekonomian: 67 
  8. Jumlah Formasi CPNS Kemenko PMK: 77 
  9. Jumlah Formasi CPNS Kemenko Kemaritiman: 72 
  10. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Koperasi dan UKM: 98 
  11. Jumlah Formasi CPNS Kementerian BUMN: 25 
  12. Jumlah Formasi CPNS Kementerian PPPA: 25 
  13. Jumlah Formasi CPNS Kementerian PAN-RB: 140 
  14. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Pemuda dan Olahraga: 11 
  15. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi: 230 
  16. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Dalam Negeri: 370 
  17. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Luar Negeri: 138 
  18. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Pertahanan: 552 
  19. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Keuangan: 202 
  20. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Pertanian: 520 
  21. Jumlah Formasi CPNS Kementerian ESDM: 187 
  22. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Tenaga Kerja: 416 
  23. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Sosial: 117 
  24. Jumlah Formasi CPNS Kementerian LHK: 705 
  25. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Kelautan dan Perikanan: 399 
  26. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Komunikasi dan Informatika: 581 
  27. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Perdagangan: 222 
  28. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Perindustrian: 359 
  29. Jumlah Formasi CPNS Kementerian PUPR: 1.180 
  30. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Pariwisata: 202 
  31. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Riset dan Teknologi: 11 
  32. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Sekretariat Negara/Setkab: 90 
  33. Jumlah Formasi CPNS Kementerian Agraria dan Tata Ruang: 727 
  34. Jumlah Formasi CPNS Kejaksaan Agung: 5.203 
  35. Jumlah Formasi CPNS Sekretariat Mahkamah Agung: 2.104 
  36. Jumlah Formasi CPNS Badan Intelijen Negara: 721 
  37. Jumlah Formasi CPNS Sekretariat Jenderal MPR: 21 
  38. Jumlah Formasi CPNS Sekretariat Jenderal DPR: 59 
  39. Jumlah Formasi CPNS Sekretariat Jenderal BPK: 348 
  40. Jumlah Formasi CPNS Badan Kepegawaian Negara: 180 
  41. Jumlah Formasi CPNS Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN): 131 
  42. Jumlah Formasi CPNS Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI): 170
  43.  Jumlah Formasi CPNS Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN): 156 
  44. Jumlah Formasi CPNS Kementerian PPN/Bappenas: 209 
  45. Jumlah Formasi CPNS Arsip Nasional RI (ANRI): 71 
  46. Jumlah Formasi CPNS Badan Informasi Geospasial: 48 
  47. Jumlah Formasi CPNS BKKBN: 282 
  48. Jumlah Formasi CPNS BKPM: 19 
  49. Jumlah Formasi CPNS BPPT: 300 
  50. Jumlah Formasi CPNS BPKP: 160 
  51. Jumlah Formasi CPNS Perpustakaan Nasional: 57 
  52. Jumlah Formasi CPNS Badan Pengawas Tenaga Nuklir: 41 
  53. Jumlah Formasi CPNS Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM): 277 
  54. Jumlah Formasi CPNS Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas): 42 
  55. Jumlah Formasi CPNS Kepolisian Negara RI (Polri):554 
  56. Jumlah Formasi CPNS Badan Narkotika Nasional (BNN): 154 
  57. Jumlah Formasi CPNS Sekretariat KPU: 716 
  58. Jumlah Formasi CPNS BNPB: 93 
  59. Jumlah Formasi CPNS Komnasham: 15 
  60. Jumlah Formasi CPNS BNP2TKI: 143 
  61. Jumlah Formasi CPNS Badan Keamanan Laut (Bakamla): 171 
  62. Jumlah Formasi CPNS Basarnas: 391 
  63. Jumlah Formasi CPNS LKPP: 139 
  64. Jumlah Formasi CPNS Komisi Ombudsman: 91 
  65. Jumlah Formasi CPNS BNPT: 139 
  66. Jumlah Formasi CPNS Bawaslu RI: 319 
  67. Jumlah Formasi CPNS Badan Pembina Ideologi Pancasila: 60

Pengumuman lebih lanjut terkait persyaratan pendaftaran dan lain-lain, akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara.

Unduh file Pengumuman - DISINI

Senin, 28 Oktober 2019

Pengumuman Menteri PANRB tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah

Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Rencananya, pendaftaran dimulai pada 11 November 2019 mendatang.

Hal itu tertuang dalam Pengumuman No: B/1069 /M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah yang ditandatangani oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo. "Rekrutmen kali ini dibuka pada 68 kementerian/lembaga dan 462 pemerintah daerah," ujar Menteri Tjahjo di Jakarta, Senin (28/10).

Seperti pada rekrutmen sebelumnya, pendaftaran rekrutmen CPNS dilakukan pada situs SSCASN BKN (sscasn.bkn.go.id). Satu orang pelamar hanya boleh mendaftar di satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemda.

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada rekrutmen CPNS menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang telah terbukti menekan angka kecurangan dan percaloan. Rencananya, SKD akan dilakukan pada Februari 2020 dan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) pada Maret 2020.

Untuk selanjutnya, pengumuman terkait syarat pendaftaran dan lain-lain akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan instansi masing-masing.

Menteri PANRB mengimbau agar calon pelamar berhati-hati terhadap kemungkinan adanya penipuan terkait seleksi CPNS 2019. "Tidak ada satu orang atau pihak manapun yang bisa membantu kelulusan," tutup Menteri Tjahjo.



Unduh file Pengumuman - DISINI

*sumber: menpan.go.id